Langsung ke konten utama
Rencananikah.net

6 menit baca

Tata Cara dan Jalannya Prosesi Upacara Pedang Pora, Step by Step

  • Ditulis oleh Cecep Suparman
  • Terbit
tahapan upacara pedang pora saat pengantin melintasi lorong pedang kehormatan

Banyak calon pengantin dan keluarga yang diundang ke pernikahan bertema pedang pora belum tahu apa yang sebenarnya akan terjadi di sesi itu. Padahal upacara pedang pora punya urutan yang cukup baku, dan ada momen tertentu yang paling sering jadi sorotan kamera.

Pada artikel ini, kami akan jelaskan tata cara upacara pedang pora dari awal sampai akhir, lengkap dengan makna di setiap tahapnya. Jadi kamu dan keluarga bisa datang dengan gambaran yang jelas, tidak lagi meraba-raba.

Apa Itu Upacara Pedang Pora?

Upacara pedang pora adalah tradisi penghormatan berupa barisan kehormatan pedang yang dilalui pengantin, khusus untuk perwira TNI atau Polri yang menikah untuk pertama kali. Barisan ini dibentuk oleh rekan seangkatan atau satu kesatuan mempelai.

Tradisi ini sudah berjalan lama di lingkungan militer dan kepolisian Indonesia sebagai simbol restu korps kepada perwira yang baru menikah. Nama “pedang pora” sendiri merujuk pada pedang kehormatan yang disilangkan membentuk lorong bagi pengantin.

Siapa yang Boleh Melaksanakan Upacara Pedang Pora?

Yang berhak melaksanakan upacara pedang pora adalah perwira TNI atau Polri yang menikah untuk pertama kali, bukan pernikahan kedua atau seterusnya. Syarat pangkat dan status pernikahan ini berlaku di semua matra.

Bintara dan tamtama biasanya menjalani versi acara penghormatan yang berbeda, bukan pedang pora. Detail lengkap soal pangkat dan eligibilitas ini dibahas tuntas di artikel lain, jadi bagian ini cukup jadi pengantar singkat sebelum masuk ke urutan acaranya.

Tahapan Jalannya Upacara Pedang Pora (Step by Step)

tahapan upacara pedang pora langkah demi langkah

Prosesi pedang pora umumnya terdiri dari sekitar 10 sampai 12 tahapan inti, mulai dari pasukan kehormatan bersiap sampai sesi foto penutup. Berikut urutan yang biasa dipakai sebagai acuan.

  1. Pasukan kehormatan berbaris dan bersiap di lokasi. Rekan seangkatan atau satu kesatuan mempelai berbaris rapi membentuk dua sisi, masing-masing memegang pedang kehormatan yang akan disilangkan nanti.
  2. Pemeriksaan dan briefing komandan upacara. Komandan upacara memastikan formasi sudah rapi dan setiap personel paham gilirannya sebelum acara dimulai.
  3. Pengantin dan rombongan tiba di titik awal barisan. Kedua mempelai, biasanya didampingi orang tua atau wali, berjalan menuju ujung barisan pedang untuk memulai prosesi.
  4. Aba-aba pembentukan gapura atau lorong pedang. Atas komando, pasukan mengangkat pedang membentuk lorong atau gapura yang akan dilalui pengantin.
  5. Pengantin melangkah memasuki lorong pedang. Kedua mempelai berjalan perlahan di bawah pedang yang terangkat, biasanya berpegangan tangan.
  6. Momen penyilangan pedang di atas kepala pengantin. Pada titik tertentu, pedang disilangkan tepat di atas kepala pengantin sebagai simbol perlindungan dari korps.
  7. Variasi skenario dengan kehadiran orang tua atau wali. Beberapa unit menyertakan sesi penyerahan pengantin oleh orang tua di titik tengah lorong sebelum prosesi berlanjut.
  8. Pemberian ucapan selamat dan penghormatan dari pasukan. Setelah melewati lorong, pengantin menerima ucapan selamat dari rekan seangkatan yang tadi membentuk barisan.
  9. Prosesi keluar dari lorong pedang menuju pelaminan. Pengantin melanjutkan langkah menuju area resepsi atau pelaminan setelah prosesi pedang pora selesai.
  10. Sesi foto dan dokumentasi resmi. Ini biasanya jadi momen paling ditunggu tamu dan fotografer, karena latar lorong pedang jadi spot foto yang khas.
  11. Penutupan formasi pasukan kehormatan. Pasukan menurunkan pedang dan merapikan kembali formasi barisan.
  12. Komando upacara selesai (dismiss). Komandan upacara menyatakan prosesi pedang pora resmi berakhir, dan pasukan kembali ke tempat masing-masing.

Perlu dicatat, urutan detail ini bisa sedikit berbeda antar matra TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, maupun Polri. Kalau kamu ingin memastikan urutan yang berlaku di satuan tertentu, konfirmasi langsung ke komandan upacara atau bagian protokol satuan terkait.

Makna di Balik Setiap Tahapan Upacara Pedang Pora

makna penyilangan pedang dalam upacara pedang pora

Setiap elemen dalam upacara pedang pora punya makna simbolis, bukan sekadar formalitas. Memahami maknanya bisa membuat momen ini lebih terasa berarti, baik bagi pengantin maupun tamu yang menyaksikan.

Gapura atau lorong pedang melambangkan pintu gerbang menuju kehidupan baru sebagai pasangan suami istri. Momen penyilangan pedang di atas kepala pengantin menjadi simbol perlindungan bersama dari rekan seangkatan dan korps tempat mempelai bertugas.

Keterlibatan pasangan perwira, baik lewat organisasi istri seperti Persit Kartika Chandra Kirana untuk TNI AD atau Bhayangkari untuk Polri, juga jadi simbol penerimaan mempelai putri ke dalam keluarga besar korps.

Jadi upacara ini bukan cuma soal formasi pedang, tapi juga soal ikatan baru dengan komunitas kedinasan.

Berapa Lama Durasi Upacara Pedang Pora Berlangsung?

Durasi upacara pedang pora relatif singkat, diperkirakan berkisar 15 sampai 30 menit tergantung jumlah pasangan yang membentuk lorong pedang. Angka ini merupakan estimasi berdasarkan jumlah tahapan yang biasa dijalankan, bukan patokan resmi yang seragam di semua satuan.

Faktor yang mempengaruhi durasi antara lain jumlah personel pembentuk lorong, ada atau tidaknya sesi penyerahan oleh orang tua, dan seberapa panjang sesi foto yang diambil.

Kalau kamu ingin memastikan estimasi waktu untuk acara sendiri, sebaiknya tanyakan langsung ke komandan upacara yang akan memimpin.

Perbedaan Upacara Pedang Pora dan Susunan Acara Pernikahan Secara Keseluruhan

Upacara pedang pora hanya satu sesi singkat di antara rangkaian acara pernikahan yang jauh lebih panjang. Banyak calon pengantin mengira pedang pora adalah nama untuk seluruh acara resepsi, padahal keduanya berbeda.

Pedang pora biasanya berlangsung 15 sampai 30 menit sebagai bagian dari momen penyambutan pengantin, sementara resepsi pernikahan bisa berlangsung berjam-jam dengan sesi akad atau pemberkatan, hiburan, dan jamuan tamu. Kalau kamu butuh gambaran lengkap urutan acara dari awal sampai akhir, baca juga susunan acara pernikahan pedang pora yang membahas rangkaian resepsinya secara utuh.

Tips Menyiapkan Upacara Pedang Pora agar Berjalan Lancar

Supaya sesi pedang pora berjalan tanpa hambatan, ada beberapa hal yang sebaiknya dikoordinasikan jauh sebelum hari-H. Berikut yang paling penting untuk disiapkan.

Koordinasikan dengan komandan upacara atau pasukan kehormatan sejak jauh hari, termasuk jumlah personel dan jadwal gladi bersih. Sampaikan juga ke pihak venue soal kebutuhan ruang khusus untuk lorong pedang, karena formasi ini butuh area lurus yang cukup panjang.

Koordinasi dengan fotografer juga penting supaya momen penyilangan pedang, yang biasanya jadi foto paling diburu tamu, tidak terlewat. Selain itu, siapkan juga undangan bertema pedang pora agar tamu sudah tahu sejak awal bahwa akan ada sesi kehormatan ini di acara kamu.

Penutup

Upacara pedang pora memang cuma berlangsung belasan menit, tapi setiap tahapnya sarat makna kehormatan dan restu dari korps. Supaya momen ini berjalan lancar, siapkan koordinasi dengan pasukan kehormatan, venue, fotografer, sampai tema undangan sejak jauh hari agar semua tamu ikut memahami momen sakral ini di rencananikah.net.

FAQ

Apa itu upacara pedang pora?

Upacara pedang pora adalah tradisi penghormatan berupa barisan kehormatan pedang yang dilalui pengantin dalam pernikahan perwira TNI atau Polri yang menikah untuk pertama kali, sebagai simbol restu dan perlindungan dari korps.

Berapa tahapan dalam upacara pedang pora?

Umumnya sekitar 10 sampai 12 tahapan inti, mulai dari pasukan kehormatan bersiap, pembentukan lorong pedang, pengantin melintas dan mengalami penyilangan pedang, hingga sesi foto dan penutupan formasi.

Berapa lama durasi upacara pedang pora?

Relatif singkat, diperkirakan berkisar 15 sampai 30 menit tergantung jumlah pasangan pembentuk lorong pedang dan kelengkapan rangkaian acaranya. Angka ini estimasi, bukan patokan resmi yang seragam di semua satuan.

Apa bedanya upacara pedang pora dengan susunan acara pernikahan secara keseluruhan?

Upacara pedang pora hanya satu sesi singkat dan sakral di antara rangkaian acara pernikahan yang lebih panjang, seperti akad atau pemberkatan dan resepsi.
WhatsApp (buka tab baru)

Cecep Suparman

Cecep Suparman, pendiri Rencananikah.net. Sudah sepuluh tahun mengerjakan website dan SEO, sekarang fokus membantu pasangan menyiapkan undangan pernikahan digital. Tulisan di blog ini disusun dari riset soal adat, biaya, dan persiapan nikah di berbagai daerah di Indonesia.

Lagi Siapin Undangan Pernikahan?

Website undangan dengan domain sendiri, selesai 1-3 hari kerja setelah data lengkap, dan garansi uang kembali. Konsultasinya gratis lewat WhatsApp.

Artikel Terkait